DUKUHSETI – Guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan adaptasi terhadap metode pendidikan modern, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Dukuhseti menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di MI Madarijul Huda, Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti.
Acara ini menyasar para pendidik yang memegang peranan krusial dalam fase akhir pendidikan dasar, yakni seluruh guru kelas V dan kelas VI MI di wilayah Kecamatan Dukuhseti. Kombinasi antara pendekatan berbasis empati (cinta) dan kedalaman materi diharapkan mampu melahirkan generasi madrasah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.
Kurikulum Berbasis Cinta menekankan pentingnya ikatan emosional yang positif antara guru dan siswa. Ketika siswa merasa dicintai dan dihargai, motivasi belajar mereka akan meningkat secara alami.
Sementara itu, konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) diarahkan agar guru tidak sekadar mengejar ketuntasan materi (menghafal), melainkan mengajak siswa untuk memahami esensi, berpikir kritis, dan mampu mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
“Tantangan mendidik siswa kelas tinggi (kelas V dan VI) saat ini semakin kompleks. Kita tidak bisa lagi menggunakan metode konvensional yang kaku. Bimtek ini hadir untuk membekali para guru agar mampu mengajar dengan hati, sekaligus menyajikan materi secara mendalam dan kontekstual,” ujar salah satu narasumber di sela-sela kegiatan.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua KKMI Kecamatan Dukuhseti H. Azizuddin, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme para peserta dan kesiapan MI Madarijul Huda Kembang sebagai tuan rumah.
Beliau menegaskan bahwa implementasi kurikulum ini merupakan langkah konkret dalam melakukan transformasi mutu pendidikan di lingkungan madrasah.
“Madrasah harus menjadi pionir dalam melahirkan generasi yang unggul. Melalui Bimtek ini, saya berharap para guru kelas V dan VI se-Kecamatan Dukuhseti dapat membawa perubahan besar sekembalinya ke madrasah masing-masing. Terpurnakannya akhlak dan tajamnya logika siswa dimulai dari cara guru mengajar di dalam kelas,” tegas Ketua KKMI Kecamatan Dukuhseti.
Dengan adanya bimtek ini, KKMI Kecamatan Dukuhseti optimis mutu lulusan MI di wilayah utara Pati ini akan semakin kompetitif, berkarakter, dan siap menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya dengan fondasi yang kokoh. (Putri Amilatus Sa’adah)
Tinggalkan Komentar